Praxis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://pijarpemikiran.com/index.php/praxis <p>Praxis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang menerbitkan artikel hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat dan laporan atas aktivitas pendampingan, penyuluhan, dan advokasi masyarakat. Jurnal ini terbit setiap tiga bulan sekali. Praxis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal di bawah Yayasan Pendidikan Hukum Demokrasi Bangsa. <strong>Terbit pada bulan Februari, Mei, Agustus, November. </strong></p> <p><strong>ISSN: 2808-7186</strong></p> <p><img src="blob:http://pijarpemikiran.com/ceb03caf-af4c-48e2-91c8-b4e7a798f04f" /></p> <p> </p> en-US Mon, 27 May 2024 00:00:00 +0700 OJS 3.3.0.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 EDUKASI PENGGUNAAN INTERNET DALAM BERSOSIAL MEDIA SECARA BIJAK DI SMA ISLAM TERPADU INSAN MADANI 8 https://pijarpemikiran.com/index.php/praxis/article/view/680 <p>Pada saat ini aktivitas dalam kehidupan kita sehari-hari tidak dapat lepas dari perangkat mobile terutama handphone. Maka tidak heran apabila saat ini, tigkat kebutuhan akses internet setiap tahun semakin menigkat. Seiring dengan perkembangan ini, aplikasi dan fitur yang tersedia semakin canggih dan mudah, Saat ini, penggunaan dan pemanfaatan dari perangkat mobile tidak hanya orang tua tetapi anak-anak sudah tidak asing lagi,. Menurut penelitian yang dilakukan We Are Social "Digital Around The World 2019" bekerja sama dengan Hootsuite, terdapat 130 juta jiwa orang Indonesia yang aktif di media sosial. Dalam laporan tersebut terungkap bahwa total populasi Indonesia yang kini mencapai 265,4 juta jiwa, setengah di antaranya telah menggunakan internet, yaitu sebanyak 132,7 juta. Media sosial yang kita gunakan atas nama kita bukan berarti bisa kita gunakan tanpa memperhatikan kepentingan orang lain. Tak jarang, pengguna sosial media kurang arif dan bijak dalam penggunaanya. Tujuan dari kegitan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pengguna internet sehingga dapat di arahkan menjadi lebih positif, kreatif dan bertanggung jawab, dengan cara mengedukasi dan memberikan solusi dalam pemanfaatan internet dengan Bijak di SMA Islam Terpadu Insan Madani&nbsp; 8. Sehingga, dapat menambah wawasan dan&nbsp; diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.</p> Nurfiqih Nurfiqih, Aa. Kurniawan Copyright (c) 2024 Nurfiqih Nurfiqih, Aa. Kurniawan https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://pijarpemikiran.com/index.php/praxis/article/view/680 Thu, 20 Jun 2024 00:00:00 +0700 PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SISWA SDN LEUWIRANJI 05 https://pijarpemikiran.com/index.php/praxis/article/view/682 <p>Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan di SDN Leuwiranji 05 ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang Internet dan pemanfaatannya sebagai media pembelajaran siswa. Di era yang sudah semakin maju dan modern perkembangan teknologi di bidang digitalisaai sudah semakin signifikan, anak-anak terbiasa menghabiskan waktunya pagi, siang dan malam di depan Smartphone, apalagi saat sekarang perkembangan Internet sudah semakin banyak dan beragam.</p> <p>Adapun bentuk kegiatan sosialisasi ini dilakukan melalui pengarahan tentang pengetahuan dasar mengenai Internet, diantaranya sebagai media yang dapat membantu pembelajaran, solusi atau beberapa langkah yang harus dilakukan untuk memanfaatkan Internet sebagai bahan atau media pembelajaran siswa, Serta beberapa hal yang dapat dilakukan untuk pemanfaatan dalam hal positif lainnya, Dan diakhiri dengan sesi tanya jawab mengenai sosialisasi yang telah dilakukan.</p> <p>Berdasarkan hasil yang kami peroleh menunjukkan bahwa siswa dan siswi yang ada di SDN Leuwiranji 05 mendapatkan pengetahuan mengenai pemahaman tentang Internet serta memahami dampak – dampaknya terhadap siswa dan siswi. Dengan bekal pengetahuan dasar yang telah kami berikan diharapkan para siswa-siswi mampu mengendalikan diri dalam memanfaatkan Internet, serta dapat menggunakan Internet sewajarnya dan tidak berlebihan.</p> Iwan Giri Waluyo, Savitri Savitri, Tri Hidayati Copyright (c) 2024 Iwan Giri Waluyo, Savitri Savitri, Tri Hidayati https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://pijarpemikiran.com/index.php/praxis/article/view/682 Wed, 03 Jul 2024 00:00:00 +0700 PENINGKATAN ENTREPRENEURIAL SKILLS PADA SISWA MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DI SMP PGRI 363 PONDOK PETIR https://pijarpemikiran.com/index.php/praxis/article/view/684 <p>Pembelajaran secara umum mencakup seluruh tujuan pendidikan yang dipisahkan menjadi tiga ranah, salah satunya adalah ranah keterampilan atau ranah psikomotorik. Keterampilan kewirausahaan merupakan salah satu kompetensi yang perlu diperoleh siswa. Istilah “keterampilan” dan “kewirausahaan” merupakan sumber dari kata “keterampilan dan berwirausaha”. Kapasitas untuk mempraktikkan informasi guna mencapai hasil kerja yang diinginkan dikenal sebagai keterampilan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan siswa dan&nbsp; keefektifan pelatihan kewirausahaan terhadap peningkatan keterampilan wirausaha siswa di SMP PGRI 363 Pondok Petir. Adapun kegiatan Pengabdian ini dilakukan dengan mengadakan pelatihan kewirausahaan bagi para siswa di sekolah tersebut. Program ini dimaksudkan untuk membantu siswa memperoleh pemahaman akademis dan praktis kewirausahaan yang lebih dalam dan membantu mereka menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak usia dini. Dengan memasukkan unsur kreativitas dan inovasi, kegiatan pengabdian membantu siswa mengembangkan pemahaman teoritis dan praktis tentang kewirausahaan serta membantu mereka mendapatkan pengalaman langsung dalam menciptakan produk yang memiliki nilai jual. Hal ini membantu siswa menjadi lebih antusias dan cenderung berwirausaha.</p> Fanni Erda Tasia , Enok Nurhasanah, Nasmal Hamda Copyright (c) 2024 Fanni Erda Tasia , Enok Nurhasanah, Nasmal Hamda https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://pijarpemikiran.com/index.php/praxis/article/view/684 Fri, 05 Jul 2024 00:00:00 +0700 PELATIHAN DAN WORKSHOP PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BAGI GURU https://pijarpemikiran.com/index.php/praxis/article/view/686 <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di SMP IPTEK Kota Tangerang Selatan dalam menyusun perangkat pembelajaran sesuai dengan kurikulum merdeka. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan workshop yang dilaksanakan dalam tiga tahapan: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, dilakukan observasi masalah di sekolah, penetapan waktu dan tempat kegiatan, pengurusan perizinan resmi, sosialisasi kepada pihak terkait, pendataan calon peserta, serta penetapan pemateri dan persiapan logistik. Tahap pelaksanaan melibatkan pemberian materi oleh pemateri, sesi tanya jawab, serta penugasan pengembangan perangkat pembelajaran kepada para peserta. Evaluasi dilakukan dengan mereview hasil pelatihan dan workshop, serta memetakan kelebihan dan kekurangan untuk perbaikan ke depan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran. Respons positif dari peserta menegaskan manfaat besar dari kegiatan ini. Kegiatan ini berhasil mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi kualitas pendidikan di SMP IPTEK Kota Tangerang Selatan. Dengan kompetensi guru yang meningkat, diharapkan implementasi kurikulum merdeka di sekolah dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang besar bagi siswa dan institusi pendidikan.</p> Sulastri Sulastri, Neng Nurhemah, Wiwit Kurniawan Copyright (c) 2024 Sulastri Sulastri, Neng Nurhemah, Wiwit Kurniawan https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://pijarpemikiran.com/index.php/praxis/article/view/686 Thu, 11 Jul 2024 00:00:00 +0700 PELATIHAN DAN WORKSHOP PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DI SMK SASMITA JAYA 2 PAMULANG KOTA TANGERANG SELATAN https://pijarpemikiran.com/index.php/praxis/article/view/688 <p>Penerapan Kurikulum Merdeka dilatar belakangi dengan tangan peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. Pemerintah telah melakukan banyak hal untuk memperbaiki kualitas pendidikan, di antaranya dengan memperbaiki kondisi dan melengkapi infrastruktur pendidikan, peralatan, dan memperbanyak serta meningkatkan kualitas guru. Sehingga tim peneliti bermaksud melaksanakan kegiatan pengabdian berupa pelatihan penyusunan perangkat ajar bagi guru SMK Sasmita Jaya 2 Pamulang Kota Tangerang Selatan. Hal tersebut dilakukan untuk menambah wawasan guru terkait implementasi kurikulum merdeka dalam penyusunan dan pengembangan perangkat pembelajaran. Metode yang akan digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah melalui kegiatan pelatihan dan workshop. Tiga tahapan utama PKM meliputi tahap perencanaan kegiatan, pelaksanaan, sampai evaluasi kegiatan, Pelatihan dan workshop yang diselenggarakan selama tiga hari di SMK Sasmita Jaya 2 Pamulang, Tangerang Selatan, menunjukkan hasil yang positif dan memberikan dampak yang signifikan terhadap para guru dan proses pembelajaran di sekolah tersebut Berikut adalah hasil-hasil yang telah dicapai Peningkatan Kompetensi Guru, Peningkatan Kompetensi Guru, Kolaborasi dan Sharing Knowledge, Peningkatan Motivasi Guru.</p> Suanto Suanto, Lina Marlina, Surasni Surasni Copyright (c) 2024 Suanto Suanto, Lina Marlina, Surasni Surasni https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://pijarpemikiran.com/index.php/praxis/article/view/688 Fri, 12 Jul 2024 00:00:00 +0700 PENGENALAN MODEL 7 OSI LAYER PADA SISWA-SISWI SMA ISLAM TERPADU INSAN MADANI 8 https://pijarpemikiran.com/index.php/praxis/article/view/689 <p>Pada era globalisasi ini, penggunaan teknologi informasi sangat dibutuhkan oleh setiap orang. Dalam perkembangan teknologi informasi, kini berbagai macam perangkat dapat dihubungkan dengan perangkat lain dengan begitu mudah. Begitu halnya dengan komputer, kini komputer dengan mudah dihubungkan dengan komputer lain menggunakan jaringan lokal hingga jaringan internet. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya protokol. Protokol yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari yaitu protokol TCP/IP serta Layer OSI. OSI adalah singkatan dari Open System Interconnection atau dalam bahasa Indonesianya berarti model referensi jaringan terbuka. OSI mulai dikembangkan di daratan Eropa Pada tahun 1977 oleh International Organization for Standardization hingga akhirnya OSI juga dikenal dengan OSI sevenlayer model. OSI adalah sebuah inovasi didalam bidang jaringan komputer atau Computer Networking, dimana sebelum adanya OSI sebuah Networking sangat tergantung kepada pemasok atau penyedia komponen jaringan. Inovasi OSI senantiasa berupaya agar kendala yang ada dalam suatu Networking dapat teratasi, salah satunya dengan cara membuat suatu standar umum yang akan digunakan dalam suatu Networking. Hal ini dilakukan mengingat banyaknya pemasok komponen yang ada yang produk atau protokolnya pasti digunakan dalam suatu Networking. Perbedaan protocol Vendor yang digunakan dalam suatu jaringan komputer yang besar bisa mengakibatkan antar perangkat tidak bisa saling berkomunikasi dengan baik bahkan tidak bisa beroperasi sama sekali</p> Fadly Ariadi, Suhanda Saputra, Anggreita Tiara Putri Copyright (c) 2024 Fadly Ariadi, Suhanda Saputra, Anggreita Tiara Putri https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://pijarpemikiran.com/index.php/praxis/article/view/689 Wed, 03 Jul 2024 00:00:00 +0700